Sebagai seorang pematung berbakat, Tio (Arswendi Nasution) mendedikasikan hidup hanya untuk karyanya. Tidak ada yang boleh menganggap remeh hasil karyanya itu. pada sebuah kesempatan Tio dan kekasihnya Maya (Amelia) terlibat adu mulut.
Pasalnya Maya merasa Tio membohonginya dan hanya peduli pada patung-patungnya. Ujung-ujungnya Maya menolak untuk menjadi model karya masterpiecenya. Tio panik dan kemudian membunuh Maya. Tubuh molek Maya dilapisi semen dan dijadikan patung.
Misteri-misteri di rumah itu mulai terungkap ketika sebuah keluarga baru yang menempati rumah itu. Kejadian demi kejadian ganjil mengusik ketenangan mereka.