
Satu lagi buah karya Hanung Bramantyo, Get Married, sebuah film yang berkisah tentang seorang gadis pinggiran kota bernama Maemun (NIrina Zubir) yang hendak dicarikan jodoh oleh kedua orang tuanya. Di tengah-tengah keakraban Maemun (Mae) dengan ke-tiga orang sahabatnya, yaitu, Eman (Aming), Guntoro (Desta), dan Beni (Ringgo), Mae dihadapkan kepada sebuah pilihan, meneruskan perkenalan dengan seorang pria ganteng dan kaya bernama Rendy (Richard Kevin), ataukah menikahi salah satu dari ke-tiga sahabatnya tersebut, karena Ibunya ingin sekali anaknya untuk segera menikah. Kesalahpahaman pun kemudian terjadi antara pihak Mae dan ketiga orang sahabatnya dengan pihak Rendy dan teman-teman kompleksnya, hingga terjadi perang 'sengit' antara kedua kubu, kampung dan komplek.
Film yang mengocok habis perut penontonnya dari awal hingga akhir cerita ini nggak lepas dari peran penting beberapa pemainnya yang notabene sudah expert di bidangnya, tapi menurut gw film ini masih belum menjadi 'standard film bagus'. Mungkin karena basically komedi, jadi orang lain fine-fine aja, tapi menurut gw, masih ada beberapa sikon yang maksa dan membuat gw nggak menyukai ending cerita ini. Ada beberapa adegan kekerasan yang menurut gw terlalu gamblang ditayangkan tanpa penyesuaian emosi terlebih dahulu, ujung-ujungnya, timbul banyak persepsi, ada yang ketawa karena berantemnya kocak, ada yang nggak tega liat tindakan2 anarkis (termasuk gw) karena sampe ngancur2in warung-nya Mpok Nori. Tapi uniknya, film ini mampu menyampaikan pesan-pesan dan kritikan sosial tentang bagaimana dan seperti apa menjadi 'orang Indonesia'.
Sinematografi:
Keren, banyak pergerakan kamera yang bikin asyik menontonnya, tone warnanya oke punya, editingnya mantep, pas...
Soundtrack:
Lumayan, tapi biasa aja...
Alur:
Di awal bagus tapi di akhir cerita terkesan 'garing', dan 'makin garing'...
Ide dan konsep cerita:
Dari 1-10... 6-lah...
Yang bikin 'garing':
Saat Rendy napsu banget pengen gadis kampung yang bernama Maemun... Padahal, jutaan kembang desa lain masih banyak yang menunggu cowok impian tersebut...
Nilai komersil film ini:
Film ini sangat menjual mimpi... makanya cewek2 suka banget dan mudah terlena... liat cowok ganteng, keren, dan tajir... It's just some kind of ordinary 60's love story movies...
Intinya:
Gw males liat endingnya... garing... itu aja sih...:D
Saran:
Mo nonton mbok ya silahkan, mau nggak ya ora opo-opo...
Yup, Get Married emang kocak
Yup, Get Married emang kocak banget filmnya...